Hima Ilmu Politik adakan Seminar Hardiknas


Himpunan Mahasiswa (Hima) Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan kegiatan Seminar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Kamis, 8 Mei 2025. Mengusung tema “Merekah Bersama: Menguatkan Stabilitas, Manajamkan Kebijakan”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari kalangan akademisi, yakni Dr. M. Jacky, S.Sos., M.SI, Dosen Sosiologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, dan Mi'rojul Huda, S.IP., M.IP, Dosen S1 Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya. 


Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan dunia akademik dan praktik langsung di lapangan, khususnya dalam memahami pentingnya stabilitas sistem pendidikan nasional dan urgensi penajaman kebijakan publik di sektor Pendidikan saat ini di Indonesia. Diskusi ini berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Unesa dan dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Politik lintas semester. 


Dalam pemaparan materinya, intinya M. Jacky dan Mi’rojul Huda menyampaikan bahwa penting bagi kita untuk menjaga kestabilan sistem pendidikan kita saat ini sebagai bagian dari pembangunan nasional dan beliau juga memaparkan pentingnya menajamkan arah kebijakan yang berpihak pada rakyat. Sistem pendidikan di Indonesia saat ini belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari sabang sampai marauke. Mulai dari adanya tantangan ketimpangan akses, politisi kurikulum, hingga ketidakstabilan kebijakan akibat pergantian kekuasaan. Menurut Bapak Jacky penting bagi kita untuk menjaga konsisten kebijakan pendidikan kita agar terhindar dari ancaman oligarki pendidikan, sementara menurut Bapak Huda perlunya menekankan reformasi pendanaan yang transparan dan penguatan kapasitas lokal dalam desentralisasi pendidikan. Dengan pendekatan akademis dan teoritis Bapak Dr. Jacky menguraikan berbagai indikator kestabilan pendidikan, termasuk konsistensi kebijakan publik, kesehjateraan guru, serta tantangan seperti komersialisasi dan politisi kurikulum. Sementara bapak Mirojul Huda juga memaparkan tentang kebijakan sistem pendidikan di Indonesia saat ini belum bisa dikatakan baik mungkin sudah memenuhi standar pendidikan, tetapi belum tentu apa yang menjadi standar nasional baik untuk masyarakat. Karena masih banyak ditemukan permasalahan-permasalahan yang muncul di dunia pendidikan seperti masih banyak di temukan anak-anak putus sekolah, anak-anak yang kesulitan menjangkau akses pendidikan, bahkan walau sudah diterapkan sistem pendidikan yang memenuhi standar masih ada anak yang belum bisa membaca hal inilah yang harus kita kawal kita perbaiki apa yang salah dengan sistem pendidikan ini. 


Kegiatan ini membuka ruang diskusi aktif antara mahasiswa dan narasumber, memperkuat pemahaman teoritis yang di pelajari serta membuka wawasan praktis yang relevan. Mahasiswa pun diajak untuk lebih kritis dalam melihat proses kebijakan, serta memahami pentingnya pendidikan bukan hanya sebagai alat pengajaran, tetapi sebagai mobilitas perubahan sosial dan politik untuk Indonesia yang lebih baik.