Pelatihan Jurnalistik HIMAPOL UNESA: Mahasiswa Kuasai Penulisan Politik Berbasis Data
Merangkai gagasan politik yang tajam, menyuarakan kebenaran dengan fakta, hingga menciptakan perubahan nyata melalui tulisan berkualitas! 📝✨ Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses menggelar Pelatihan Jurnalistik di Gedung i6 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UNESA pada Selasa, 25 November 2025, pukul 09.00-13.00 WIB. Kegiatan ini menuai antusiasme tinggi dari mahasiswa dengan suasana diskusi hidup dan interaktif. Ketua pelaksana, M. Haydar Faisalzaem, menekankan bahwa pelatihan menjadi ruang belajar strategis untuk melatih keberanian mahasiswa membedah isu publik secara kritis.
Pelatihan diawali dengan pengisian materi utama oleh M. Fajar Soleh, jurnalis sekaligus Ketua Bidang Organisasi DPC GMNI Surabaya, yang membahas dasar-dasar penulisan berita politik, teknik penentuan sudut pandang relevan, serta strategi merangkai gagasan agar mudah diterima publik. Sesi tambahan pengisi materi mencakup kode etik jurnalistik, bahasa Indonesia dalam penulisan berita, teknik wawancara efektif, struktur berita (lead, body, ending), serta fotografi jurnalistik untuk mendukung narasi visual. Penekanan utama adalah penulisan berbasis riset solid, bukan opini subjektif, agar tulisan kredibel dan dekat dengan masyarakat.
Lalu dilanjutkan oleh sesi talkshow interaktif bersama LPK Gema, yang membahas tantangan jurnalisme mahasiswa di era digital, verifikasi fakta melawan hoax politik, serta peran pers kampus dalam demokrasi. Kepala Program Studi Ilmu Politik UNESA, Moch. Mubarok Muharam, apresiasi inisiatif ini, tekankan kemampuan menulis komunikatif esensial agar gagasan ilmiah tersampaikan luas tanpa jarak dengan pembaca. Talkshow LPK Gema juga soroti pengelolaan media sosial sebagai ekstensi jurnalisme modern.
HIMAPOL UNESA tegaskan komitmen lahirkan penulis muda jernih baca dinamika politik dan tulis dalam bahasa akrab. Pelatihan buka peluang asah kepekaan isu demokrasi, peran publik, tanggung jawab sosial di era informasi. Momentum transformasi mahasiswa dari pengamat jadi aktor perubahan via jurnalisme berkualitas.